Melihat Nasib Pedagang Merchandise Arema Pasca Tragedi Kanjuruhan

Caption : Suasana Toko Aremanisme di Jalan Raya Tlogomas, Dau, Malang (blok-A.com / Defrico Alfan)

Tidak Takut Imbas Kanjuruhan, Pedagang Merch Aremania : Rezeki Ada Yang Ngatur

Kota Malang, blok-A.com – Pedagang
Merchandise Aremania, memberikan tanggapannya terkait Tragedi Kelam Kanjuruhan, Minggu (16/10/2022).

Tragedi yang menewaskan setidaknya 132 korban jiwa, membuat seluruh masyarakat indonesia, merasa terpukul atas kejadian tersebut.

Sekitar pukul 12.00 WIB, blok-A.com mengunjungi salah satu Toko Aremanisme yang berlokasi di Jalan Raya Tlogomas, Dau, Malang. Pemilik dari toko tersebut bernama Ruly. Ia sudah belasan tahun menjadi pedagang Merchandise Aremania.

“Sudah 15 tahun mas,” ungkapnya.

Ruly mendukung penuh, pada aksi usut tuntas tragedi kelam Kanjuruhan itu. Dalam pembicaraannya dengan blok-A.com, ia meyakini bahwa PSSI lah, yang bertanggung jawab atas persepakbolaan di Indonesia.

“Saya dukung untuk usut tuntas, namun PSSI lah yang bertanggung jawab atas tragedi tersebut,” ucap Ruly.

Toko Aremanisme itu, berada tepat di depan Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah Malang. Toko itu menjual berbagai macam pernak-pernik seperti baju Arema FC, syal, boneka singa edan, dan lain-lain.

Dari pengakuan Ruly, mendengar isu suporter yang menggantungkan syal sebagai tanda berhentinya melihat Aremania di tribun, Ruly tidak takut akan sepinya dagangan yang ia jajakan. Terlebih, Ruly meyakini jika rezeki dagangannya, sudah ada yang mengatur.

“Saya tidak takut mas, rezeki sudah ada yang mengatur,” ucapnya.

“Malah tambah viral Aremania,” tambahnya.

Sebagai informasi, toko merch Aremania yang sudah berdiri sejak 2007 tersebut, bisa mendapatkan keuntungan yang besar saat HUT Arema FC tiba. Namun, Ruly enggan menyebutkan berapa nominal yang ia dapat atas penjualan dagangannya.

“Setiap HUT Arema FC, pasti ramai pembeli mas,” tutup Ruly.
(rco)

Exit mobile version