Berkah Ramadan Bagi Pedagang Pasar Takjil di Belakang UM

Suasana Pasar Takjil di Belakang Universitas Negeri Malang (UM), Jalan Surabaya (Mahasiswa Magang Unitri/Akroman)
Suasana Pasar Takjil di Belakang Universitas Negeri Malang (UM), Jalan Surabaya (Mahasiswa Magang Unitri/Akroman)

Kota Malang, blok-a.com – Berburu menu untuk buka puasa menjadi salah satu kegiatan yang paling dinantikan oleh masyarakat setiap kali bulan Ramadan tiba.

Pada suasana hari ketiga puasa pasar takjil di jalan Surabaya belakang Universitas Negeri Malang (UM), Senin (03/03/2025) sore, nampak ramai dikunjungi pembeli yang berburu takjil untuk hidangan berbuka.

Pada saat sore hari jalan Surabaya sudah mengalami keterlambatan, pengendara motor maupun mobil mau tidak mau harus sabar di tengah keramaian pengunjung yang sedang berburu takjil.

Sementara itu, para pedagang pun memanfaatkan kesempatan tersebut dengan menawarkan dan menjajakan jualannya.

Seorang pedagang takjil, Riska mengaku senang dengan minat pembeli selama 3 hari bulan puasa ini. “Alhamdulillah Ada kenaikan 80 persen untuk jumlah pembeli dari hari-hari biasa, kalau bukan bulan puasa tidak terlalu ramai pembeli, kini naik 80 persen sepertinya,” katanya singkat sambil melayani pembeli.

Selain itu, di pasar takjil ini tersedia berbagai macam makanan dan minuman seperti es buah, martabak manis, tahu walik, pentol, ayam bakar, dimsum, stick kentang dan berbagai makanan ringan lainnya.

Tak hanya pedagang, masyarakat yang datang ke pasar takjil inipun juga antusias, salah satu pengunjung Suwarti mengaku dengan adanya Pasar takjil ini dirinya tak lagi bingung untuk menyiapkan hidangan untuk buka puasa.

“Jika tidak sempat memasak, pasar takjil ini sangat membantu, terutama sambil menunggu waktu berbuka,” kata dia.

“Kalau tidak ngabuburit sambil berburu takjil, rasanya menunggu waktu berbuka agak lama,” tambahnya.

Selain Suwarti, Maulana seorang pengunjung juga mengatakan bahwa ia rutin berburu takjil setiap bulan puasa di jalan Surabaya ini, karena hampir semua jajanan ada di sini, mulai dari es buah, martabak, tahu walik, pentol, ayam bakar, dimsum, stick kentang dan makanan ringan lainnya.

Menurutnya, berburu takjil adalah hal yang selalu di tunggu pada saat bulan suci ramadan, dan ia merasa kurang lengkap jika tidak melakukannya.

“Rasanya seperti ada yang kurang kalau tidak ngabuburit sambil berburu takjil, di sini itu lengkap hampir dari semua jajanan ada,” kata dia singkat sambil membawa makanan untuk berbuka puasa.

Penulis : Mahasiswa Magang Unitri, Akroman

Exit mobile version