BLOK-A – Melihat laju penyebaran Covid-19 yang tak kunjung berhenti di seluruh dunia, orang-orang mulai menyesuaikan diri dengan gaya hidup baru untuk mencegah penularannya. Beberapa menjadi lebih hemat, beberapa tetap sama.
Jadi, bagaimana seharusnya Anda mengatur keuangan selama pandemi Covid-19 ini dengan baik? Ini dia beberapa tips-nya.
Fokus efektivitas penggunaan penghasilan pribadi
Daripada terlalu berfokus pada pasar secara luas, seperti mulai menjual aset dengan harga murah. Atau ketakutan merugi, cobalah mengubah pola pikir ke dalam perekonomian pribadi Anda sendiri.
Hal itu dapat mencukupi komponen kehidupan finansial Anda seperti anggaran bulanan untuk kebutuhan-kebutuhan utama dan tabungan Anda. Biarkan aset tetap diam di sana.
Sediakan tabungan darurat
Dana darurat penting untuk menjadi cadangan dalam menghadapi keadaan yang tidak terduga. Seperti kecelakaan, pengobatan, bahkan saat kehilangan sumber pendapatan di kala pandemi.
Terlepas dari apakah Anda saat ini menghadapi situasi keuangan yang sulit akibat Covid-19 atau tidak, ada baiknya untuk tetap memastikan tabungan darurat sudah cukup. Anda juga bisa mulai membangun dana cadangan yang kuat jika saat ini belum memilikinya.
Awas penipuan
Banyak modus penipuan mencoba memanfaatkan ketakutan yang timbul akibat virus corona. Penipuannya bisa berupa tawaran vaksinasi, alat tes di rumah, dan produk lain untuk mengobati atau mencegah virus.
Berbagai penipuan ini kebanyakan modus via online. Jalan terbaiknya adalah Anda bisa mengabaikan upaya tersebut dan selalu melakukan pengecekan fakta sebelum membagikan informasi terkait COVID-19.
Kelola rencana pengeluaran dengan matang
Meskipun status pekerjaan dan penghasilan Anda tetap stabil, tetap pertimbangkan untuk meninjau anggaran Anda tiap bulannya. Anda bisa memotong biaya yang tidak perlu dan memanfaatkan sisa uang tambahan setiap bulan untuk ditabung.
* * *
Itu dia tadi beberapa tips untuk mengelola keuangan Anda di kala situasi pandemi Covid-19 seperti saat ini. Ingat, kita tidak pernah tau kapan situasi akan berubah, jadi selalu bersiap untuk kemungkinan terburuk adalah sebuah keharusan.










Balas