KOTA MALANG – Vaksinasi Covid-19 akan segera digelar di Kota Malang. 10.240 vial vaksin telah tiba di Kantor Dinas Kesehatan Kota Malang kemarin Senin (25/1).Sebelum digelar ada beberapa hal yang musti diketahui. Blok-A pun merangkumnya sebagai berikut:
1. Hanya untuk Nakes
Pada vaksin tahap pertama ini diperuntukan untuk tenaga kesehatan. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Malang terbaru tercatat ada 10 ribu nakes yang mendapat e-tiket.
“Seharusnya kalau total kan ada 13 ribu nakes tapi saat ini yang mendapat e-tiket itu 10 ribu. 3 ribu itu bukan menolak tapi termasuk seleksi yang tidak layak karena penyitas ataupun mempunyai penyakit penyerta,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, Sri Winarni.
Sementara itu akan puluhan ribu nakes tersebut akan diberikan vaksin dengan dua dosis. “Nanti dua kali dosis. Dosis kedua itu untuk booster saja,” kata ia.
2. Kekurangan 9 ribu vial vaksin Covid-19
Tenaga kesehatan di Kota Malang sendiri saat ini yang akan mendapat Covid-19 adalah 10 ribu dengan dua kali suntik vaksin Covid-19. Namun saat ini yang tersedia vaksinnya adalah 10.240 vial vaksin.
“Jadi memang kami kekurangan vial 9 ribu untuk menyuntik seluruh nakes,” tutur Sri. Sebanyak 9.000 vial tersebut pun segera akan datang dari Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
“Kenapa kemarin tidak datang 20 ribu langsung? Karena cold storage kami tidak muat menampung,” kata ia.
Sementara itu cold storage di Dinas Kesehatan Kota Malang ada 4 buah dengan daya tampung total kapasitasnya sekitar belasan ribu vial. “Maka dari itu tidak semua. Nanti kalau sudah kami distribusikan ke faskes yang kami tunjuk. Baru datang,” kata ia.
3. Penyimpanan Vaksin
ebanyak 10.240 vial Vaksin Covid-19 tersebut disimpan di empat cold storage di Dinas Kesehatan Kota Malang. Keempat cold storage tersebut ada yang berkapasitas 3000 vial vaksin dan 3500 vial vaksin.
“Yang akan disimpan di dalam suhu sebesar 2 hingga 8 derajat celcius dan cold storage tersebut sudah otomatis karena dilengkapi pengatur suhu,” kata ia.
Sementara itu, Dinkes Kota Malang berkoordinasi dengan pihak kepolisian dari Polresta Malang Kota untuk menjaga vaksin 24 jam non-stop. “Proses penjagaannya dengan mengarahkan personel sebanyak 15 personel,” tutup ia.
4. 10 Tokoh Simbolis Vaksin Covid-19 Sertakan Gilang Juragan 99 Sebagai Influencer
Pemberian 10 tokoh simbolis vaksin Covid-19 rencananya digelar di Balai Kota Malang, Kamis (28/1). Sebanyak 10 tokoh tersebut termasuk Crazy Rich asal Malang, Gilang Widya Permana sebagai perwakilan milenial sekaligus influencer.
Selain Juragan 99 itu, nantinya juga ada nama Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko, Waka Polresta Malang Kota AKBP Totok Mulyanto Diyono, Kajari Kota Malang Andi Dharmawangsa, Dandim 0833 Kota Malang Letkol Arm Ferdiyan Primadhona, Ketua Pengadilan Negeri (PN) Malang Nuruli Mahdilis, Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika, tokoh agama Isroqun Najah dan Baroni, hingga perwakilan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Malang Raya, dr. Putu.










Balas
Lihat komentar