‘Digusur’ Keberadaan Perumahan, Lahan Pertanian di Kota Batu Semakin Sedikit

Petani Apel Di Kota Batu Beralih Ke Tanaman Jeruk
Petani Apel Di Kota Batu Beralih Ke Tanaman Jeruk - Foto: ist

KOTA BATU – Saat ini petani apel di Kota Batu tak sejaya dulu. Banyak petani yang merasakan kerugian akhir-akhir ini, harga yang anjlok juga membuat petani apel terpaksa beralih menanam komoditi buah lainnya.

Terlebih hama mata ayam menjadi salah satu kendala utama yang dihadapi petani apel di Kota Batu. Hama mata ayam ini membuat kerugian yang cukup banyak, bahkan tak sedikit hasil panen petani apel mengalami kemerosotan.

Dari data Dinas Pertanian Kota Batu di tahun 2015 lahan pertanian apel memiliki luas 1,768,27 hektar, tahun 2016 luasnya 1,765,57 hektar. Berlanjut di tahun 2017 luasnya 1,759,69. Di tahun 2018 seluas 1,765 hektar. Dan penurunan lahan cukup curam terjadi di tahun 2019 yakni tinggal 1,092,8 hektar. Sedangkan di tahun 2020 ini luas lahan apel di Kota Batu tersisa 1.200 hektar.

Seksi Perlindungan Tanah Dinas Pertanian Kota Batu, Retno Indahwati mengatakan salah satu penyebab menurunnya lahan itu disebabkan banyaknya lahan yang dialihfungsikan menjadi kawasan permukiman.

“Salah satunya dialihfungsikan menjadi perumahan. Selain diubah menjadi perumahan banyak juga petani apel yang bergeser menjadi petani jeruk karena harga apel yang anjlok,” jelas Retno, Selasa (26/1).

Menurut Retno secara perlahan petani apel di Kota Batu ini memilih beralih membudidayakan tenaman jeruk. Tanaman jeruk dipilih karena lebih mudah dan murah dalam segi perawatan.

“Terlebih saat ini harga di pasaran apel tak begitu bagus. Hal ini lah yang membuat petani apel semakin merugi. Biaya operasional untuk perawatan apel pun tak sebanding dengan hasil yang petani peroleh,” imbuhnya.

Sementara itu dibandingkan lahan apel, kini lahan pertanian jeruk malah mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Berdasarkan data yang dimiliki Dinas Pertanian Kota Batu lahan pertanian jeruk saat ini seluas 221,7 hektar.

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com