KOTA MALANG – Merujuk pada Surat Edaran (SE) Walikota Malang No.32 Tahun 2020 terkait perayaan natal 2020 dan tahun baru 2021 sejumlah pembatasan telah ditetapkan. Tetapi hal ini tidak membuat Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang berdiam diri.
Rumah sakit plat merah itu menyiapkan langkah antisipasi sekiranya ada lonjakan kasus positif Covid-19. Selain menyiapkan tambahan ranjang, RSSA Malang menambah jumlah tenaga medis.
Kasubbag Humas RSSA Malang, Donny Iryan mengatakan RSSA telah menyiapkan 53 ranjang isolasi dan 46 tenaga medis tambahan. Saat ini, total ranjang isolasi yang dimiliki RSSA Malang adalah 136 ranjang.
“Tenaga medis tambahan itu disiapkan dan dioptimalkan seturut adanya penambahan jumlah ranjang isolasi,” terang Donny.
Ia menambahkan, dari total jumlah ranjang isolasi itu sebanyak 113 ranjang telah terisi. Sementara 23 lainnya akan mulai dioperasikan mulai hari ini (29/12).
Selain itu, tambahan 46 tenaga medis itu mulai dari dokter hingga operator radiografer. Jumlah itu, kata Donny, membuat jumlah tenaga medis penanganan Covid-19 RSSA Malang menjadi 346 dari sebelumnya 300 orang.
“Yang jelas Covid-19 butuh tenaga medis cukup banyak, sehingga satu pasien itu bisa ditangani oleh tiga sampai empat tenaga medis,” tuturnya.
Donny mengimbau masyarakat yang sedang berlibur mematuhi protokol kesehatan. Dengan begitu, potensi lonjakan kasus positif Covid-19 berkurang dan mengurangi beban RS rujukan.










Balas
Lihat komentar