Jumlah Penumpang Lebaran di Stasiun Mojokerto Terus Meningkat, KAI Siapkan Layanan Maksimal

Suasana penumpang di stasiun kereta api Mojokerto.(blok-a.com/Syahrul Wijaya)
Suasana penumpang di stasiun kereta api Mojokerto (foto: Blok-a.com/Syahrul Wijaya)

Mojokerto, Blok-a.com – Arus mobilitas masyarakat melalui transportasi kereta api di Mojokerto terus menunjukkan tren peningkatan menjelang musim mudik Lebaran 2026. Berdasarkan data sementara per Senin, 16 Maret 2026 pukul 10.00 WIB, tercatat sebanyak 1.257 penumpang memanfaatkan layanan kereta api di Stasiun Mojokerto.

Jumlah tersebut terdiri dari 649 penumpang keberangkatan dan 608 penumpang kedatangan. Angka ini masih berpotensi bertambah seiring jadwal perjalanan kereta api yang terus berlangsung hingga malam hari.

Tingginya mobilitas penumpang juga tercermin dari penjualan tiket kereta api jarak jauh selama masa Angkutan Lebaran 2026. Hingga Senin (16/3), total tiket yang terjual di Stasiun Mojokerto telah mencapai 12.646 lembar.

Jumlah tersebut merupakan akumulasi keberangkatan pada periode 11 Maret 2026 (H-10) hingga 1 April 2026 (H+10). Dari data yang dihimpun, 19 Maret 2026 menjadi tanggal favorit masyarakat dengan tingkat penjualan tertinggi, yakni 1.152 tiket terjual.

Selama masa Angkutan Lebaran yang berlangsung pada 11 Maret hingga 1 April 2026, Stasiun Mojokerto setiap harinya melayani 32 perjalanan kereta api jarak jauh. Rinciannya, terdiri dari 28 perjalanan kereta reguler dan 4 perjalanan kereta tambahan guna mengakomodasi lonjakan penumpang.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan peningkatan jumlah penumpang merupakan indikasi tingginya minat masyarakat menggunakan moda transportasi kereta api saat mudik Lebaran.

“Minat masyarakat menggunakan kereta api pada masa Angkutan Lebaran terus meningkat karena dinilai aman, nyaman, dan tepat waktu. Kami memastikan seluruh layanan operasional berjalan optimal demi memberikan pengalaman perjalanan yang menyenangkan bagi pelanggan,” ujarnya.

Mahendro menambahkan, KAI terus melakukan berbagai langkah antisipatif untuk menjaga kelancaran operasional, mulai dari kesiapan sarana dan prasarana, peningkatan layanan pelanggan, hingga optimalisasi perjalanan kereta tambahan.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik, terutama bagi pelanggan yang belum mendapatkan tiket pada tanggal favorit.

“Kami menyarankan pelanggan mempertimbangkan alternatif tanggal keberangkatan atau memanfaatkan layanan connecting train agar perjalanan tetap dapat terlaksana dengan jadwal yang lebih fleksibel,” tambahnya.

Pihaknya memastikan ketersediaan tiket pada sejumlah relasi dan tanggal lain masih cukup memadai sehingga masyarakat tetap memiliki banyak pilihan perjalanan selama periode mudik dan arus balik Lebaran. (sya/ova)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com