Sidoarjo, Blok-a.com – Kini untuk penanganan cepat jalan rusak di Kabupaten Sidoarjo, warga bisa langsung melapor melalui layanan call center 112. Setiap laporan yang masuk bakal segera ditindaklanjuti oleh unit pelaksana tugas (UPT), ataupun satuan tugas (satgas) percepatan penanganan jalan rusak yang dibentuk pemerintah daerah.
Hal tersebut disampaikan Bupati Sidoarjo, Subandi, Kamis (26/2/2026). Dikatakannya, warga yang mengetahui jalan rusak bisa langsung melapor ke layanan call center 112.
“Warga cukup melaporkan lokasi titik jalan berlubang melalui layanan 112. Nanti satgas langsung turun ke lapangan untuk melakukan perbaikan jalan. Saat ini bisa diperbaiki pakai PIWK atau ditangani oleh Dinas PU sendiri. Namun pasca Lebaran nanti, akan dibentuk UPT dan satuan tugas untuk percepatan penanganan jalan rusak. Kita rencanakan nanti ada empat UPT dan satgas yang keliling. Begitu ada jalan rusak, langsung kita kerjakan perbaikan,” jelas Bupati Subandi.
Sementara, Kepala Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA) Kabupaten Sidoarjo, Makhmud, mengatakan pada tahap pertama pihaknya telah menuntaskan pekerjaan di 16 ruas jalan. Seluruhnya dipastikan telah rampung dikerjakan.
“Pada tahap pertama kemarin sudah kami lakukan perbaikan di 16 ruas jalan. Dan semuanya telah selesai,” ungkapnya.
Mahmud menjelaskan bahwa ruas jalan yang ditangani pada tahap awal tersebut berada di Kecamatan Buduran, Waru, Gedangan, dan Sedati. Keempat wilayah tersebut menjadi prioritas awal karena dinilai memiliki mobilitas yang tinggi.
Pada tahap kedua nanti, terdapat 25 ruas jalan sasaran perbaikan yang sudah tersusun sesuai jadwal. Saat ini pengerjaan sudah mulai berjalan dan dilakukan secara bertahap, sehingga beberapa titik masih menunggu giliran.
“Sekarang sudah ada yang berjalan dan ada juga yang masih belum. Untuk tahap kedua ini, yang sudah jalan meliputi Gedangan dan Sukodono. Secara umum kerusakan yang diperbaiki jalan berlubang, jalan bergelombang dan kerusakan kategori sedang. Seluruhnya difokuskan pada pemulihan badan jalan agar tetap aman dilalui masyarakat,” pungkasnya. (Fah)










Balas
Lihat komentar