Banyuwangi, blok-a.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menyiapkan berbagai atraksi seni dan budaya untuk menyambut libur Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah/2025.
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengatakan bahwa Banyuwangi tetap menjadi destinasi favorit wisatawan saat Lebaran.
“Selain beragam destinasi mulai dari kuliner, wisata alam, di Banyuwangi juga ada berbagai hiburan atraksi wisata menarik yang siap digelar, dan ini bisa menjadi pilihan wisata dan edukasi bersama keluarga,” ujarnya, Senin (31/3/2025).
Salah satu atraksi khas yang akan digelar adalah Barong Ider Bumi, sebuah tradisi bersih desa dan tolak bala masyarakat Suku Osing di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah.
Ritual yang telah berlangsung sejak tahun 1800-an ini diadakan setiap 2 Syawal atau hari kedua Idulfitri.
Dalam prosesi ini, warga mengarak barong mengelilingi desa sambil melantunkan tembang macapat berisi doa. Ritual kemudian diakhiri dengan selamatan dan penyajian pecel pitik, makanan khas Suku Osing.
Selain Barong Ider Bumi, Banyuwangi juga akan menggelar Seblang Olehsari, sebuah ritual tolak bala yang berlangsung di Balai Adat Olehsari pada 4-10 April 2025.
Menampilkan seorang penari wanita yang dipilih secara spiritual dari garis keturunan penari Seblang. Penari akan menari selama tujuh hari tujuh malam dalam suasana magis yang kental.
Atraksi budaya lainnya adalah Boyolangu Culture Festival atau Puter Kayun, yang akan digelar pada hari ke-7 hingga 10 bulan Syawal.
Tradisi ini merupakan bentuk penghormatan kepada leluhur yang berjasa membuka jalan di kawasan utara Banyuwangi, khususnya di sekitar Pantai Watudodol. Warga akan melakukan napak tilas dari Kelurahan Boyolangu menuju pantai tersebut.
Selain menghadirkan beragam atraksi budaya, Pemkab Banyuwangi juga mengundang diaspora Banyuwangi dari berbagai kota di Indonesia dan luar negeri untuk berkumpul di Pendopo Kabupaten.
“Kami ingin memperkuat silaturahmi warga Banyuwangi, saling bertukar ide, dan berbagi gagasan demi kemajuan Banyuwangi,” ujar Bupati Ipuk.(lio)









