Kota Malang, blok-a.com – Libur mahasiswa berdampak ke penjualan warung makan di sekitar kampus di Kota Malang. Penjualan mereka menurun. Langganan mereka balik kampung.
Hal itu terjadi di Lalapan MC yang menjual berbagai makanan kesukaan mahasiswa seperti ayam goreng hingga lele goreng. Lokasinya berada di sekitaran kos atau kontrakan para mahasiswa, yakni di Jalan Dewandaru Nomor 20, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.
Pemilik Lalapan MC, Mustofa membenarkan, penjualan makanannya saat libur mahasiswa ini menurun. Jika biasanya 60 porsi ludes. Kini hanya sekitar 40 porsi yang habis.
“Ada penurunan 15 persen. Kalau biasanya 60 porsi, kini menurun 15 persen sepertinya,” jelasnya.
Saat mahasiswa magang blok-a.com ke sana pada Senin (27/1/2025) sekitar pukul 17.00, terlihat tak ada pembeli yang datang. Padahal ini adalah jam makan malam, di mana biasanya antre sejumlah pembeli untuk makan malam.

Mustofa mengaku, pelanggannya biasanya adalah mahasiswa UB dan juga Polinema. Para mahasiswa menjadikan lalapan MC sebagai favorit mereka untuk membeli makan karena harganya yang murah.
Ayam goreng kremes, tempe goreng, lele goreng, hingga ati ampela tersedia di sini dengan harga dimulai dari Rp 11 ribu, sudah termasuk nasi, lalapan, dan sambal yang pedas.
“Di sini jadi langganan mahasiswa karena murah. Serta sambalnya yang pedas, ada sambal bawang adan juga tomat yang jadi favorit mahasiswa,” jelasnya.
Sementara itu, mahasiswa juga suka lalapan di sini karena sensasi kremes dari ayam goreng dan lele gorengnya. Kremesan tersebut membuat mahasiswa ketagihan untuk makan di Lalapan MC yang berdiri sejak 2013 itu.
“Dan juga ketika kekurangan sambel, tidak perlu menambah biaya karena bisa mengambil sambal sepuasnya,” tutupnya.
Penulis: Mahasiswa Magang Unitri, Akroman









